Surat Al-Kahfi bukan sekadar kumpulan kisah.
Ia adalah petunjuk hidup.
Allah menceritakan empat ujian besar manusia yaitu ujian iman, harta, ilmu, dan kekuasaan.
Semua manusia pasti diuji.
Bedanya, ada yang semakin dekat kepada Allah, ada pula yang semakin jauh.
Berikut kisah mereka yang sedang di uji oleh Allah dalam surat Al Kahfi
- Pemuda Penghuni Gua
Ketika Iman Lebih Mahal dari Dunia.
Allah berfirman dalam QS. Al-Kahfi ayat 13,
“Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan Kami tambahkan petunjuk kepada mereka.”
Ashabul Kahfi adalah pemuda yang hidup di tengah lingkungan rusak. Tapi mereka memilih mempertahankan iman meski harus meninggalkan kenyamanan.
Hari ini banyak orang takut kehilangan teman, pekerjaan, atau pengakuan manusia.
Tapi sedikit yang takut kehilangan Allah.
Padahal dunia hanya sementara.
Allah juga berfirman:
“Dan bersabarlah engkau bersama orang-orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya…”
(QS. Al-Kahfi: 28).
Lingkungan sangat mempengaruhi hati.
Berteman dengan orang baik akan menjaga iman.
Sedangkan lingkungan buruk perlahan bisa mematikan hati.
Pemuda Ashabul Kahfi mengajarkan
“Lebih baik kehilangan dunia daripada kehilangan iman.”
- Kisah Pemilik Kebun
Harta Bisa Menipu Manusia.
“Hartaku lebih banyak darimu dan pengikutku lebih kuat.”
(QS. Al-Kahfi: 34).
Lelaki pemilik kebun merasa semua yang ia miliki akan kekal.
Ia sombong karena harta dan lupa kepada Allah.
Lalu Allah menghancurkan kebunnya hingga ia menyesal.
“Dan harta kekayaannya dibinasakan, lalu ia membolak-balikkan kedua tangannya karena menyesali apa yang telah ia belanjakan untuk itu…”
(QS. Al-Kahfi: 42).
Begitulah dunia. Hari ini ada, besok bisa hilang.
Rumah bisa rusak.
Usaha bisa jatuh.
Tubuh bisa sakit.
Manusia bisa pergi.
Karena itu Allah mengingatkan,
“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia, tetapi amal kebajikan yang terus-menerus lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu…”
(QS. Al-Kahfi: 46).
Harta bukan masalah. Yang berbahaya adalah ketika hati mulai bergantung kepada dunia dan melupakan akhirat.
- Nabi Musa dan Khidir.
Ilmu Mengajarkan Rendah Hati
Ketika Nabi Musa merasa dirinya paling berilmu, Allah mengajarkannya untuk belajar kepada Khidir.
“Di atas setiap orang yang berpengetahuan masih ada yang lebih mengetahui.”
(QS. Yusuf: 76).
Dalam perjalanan itu, Musa belajar bahwa tidak semua takdir langsung dipahami manusia.
Kadang kita mengeluh hari ini, lalu baru sadar beberapa tahun kemudian ternyata itu bentuk kasih sayang Allah.
Nabj Khidir berkata:
“Dan aku tidak melakukannya menurut kemauanku sendiri.”
(QS. Al-Kahfi: 82).
Artinya, ada rahasia Allah di balik kejadian yang tidak kita mengerti.
Maka jangan sombong dengan ilmu.
Karena semakin berilmu seseorang, seharusnya semakin lembut hatinya.
- Dzulqarnain.
Kekuasaan Adalah Amanah.
Allah memberi Dzulqarnain kekuasaan besar.
Tapi ia tidak menjadi zalim.
“Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di bumi dan Kami telah memberikan jalan untuk mencapai segala sesuatu.”
(QS. Al-Kahfi: 84).
Namun saat berhasil membangun benteng besar, ia tidak menyombongkan diri.
Ia berkata:
“Ini adalah rahmat dari Tuhanku.”
(QS. Al-Kahfi: 98).
Begitulah orang beriman. Semakin tinggi kedudukannya, semakin ia sadar semua hanyalah titipan Allah.
Jabatan, kemampuan, pengaruh, dan kekuatan bukan untuk dibanggakan. Tapi untuk membantu manusia dan menegakkan kebaikan.
Surat Al-Kahfi mengajarkan bahwa hidup ini penuh ujian:
Ada yang diuji dengan iman seperti Ashabul Kahfi.
Ada yang diuji dengan harta seperti pemilik kebun.
Ada yang diuji dengan ilmu seperti Musa.
Ada yang diuji dengan kekuasaan seperti Dzulqarnain.
Dan semua ujian itu akan menentukan siapa diri kita di hadapan Allah.
“Barang siapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal saleh dan jangan mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Tuhannya.”
(QS. Al-Kahfi: 110).
Semoga Allah menjadikan kita hamba yang kuat imannya, tidak tertipu dunia, rendah hati dalam ilmu, dan amanah dalam setiap tanggung jawab. Aamiin.
